Senin, 09 Agustus 2010

kata orang...

kemaren minggu, waktu aku jenguk eyang di rumah sakit.
waktu aku keluar bentar nyari angin sama papa.
papa bilang tentang sesuatu.

. . . . . . . . . . .
"biasanya, orang-orang yang baik itu meninggalnya enak. nggak menyiksa diri sendiri, nggak menyiksa keluarganya. tiba-tiba. tapi tenang."

"ooh."

"kayak opanya papa dulu. kan dia itu kepala sekolahnya SMP3 dulu. waktu perjalanannya mau pulang, dia naek angkot. setelah angkot itu udah nyampe terminal terakhir, pak supirnya curiga, kok nggak turun-turun. karena pas itu opa pakek kacamata item, dikiranya opa tidur. tapi habis digerak-gerakin, badannya udah dingin."

"lhoo. nggak sakit apa-apa gitu?"

"nggak pernah sakit berat. paling pol cuma flu biasa. meninggalnya tiba-tiba. tapi tenang, nggak nyiksa dulu. dianya nggak kesakitan dulu, keluarganya nggak disusahin dulu."

"ooh."

. . . . . . . . . . . .

"selain itu, biasanya orang yang baik juga bisa memprediksi kapan mereka akan meninggal"

"ha?"

"dulu, omanya papa dari omamu. suatu hari, sehari sebelum dia meninggal. dia nyuruh oma sama papa ngambilin buahnya pohon mangga di depan rumah. oma nanyak, buat apa? siapa yang makan? banyak banget soalnya. nah, omanya papa bilang, udah talah. besok sodara-sodaramu kan banyak yang kesini. ya bener, besoknya omanya papa meninggal, tiba-tiba tapi tenang, waktu dia tidur. bener kan? hari itu banyak sodara-sodara yang dateng. untuk ngelayat."

". . . . "

____________________________________________________________


dari percakapan diatas, aku hanya bisa berharap satu hal.
Allah, kalau nanti waktuku tiba, jangan siksa aku dan keluargaku dulu. biarkan aku pergi dengan tenang.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar